Listrikstatis akan ada dalam sebuah benda hingga benda yang teraliri elektron melepas muatan listriknya secara alamiah. Dilansir dari laman resmi Rumah Belajar Kemendikbud, percobaan listrik statis dapat dilakukan dengan menggosok penggaris ke rambut atau kain wol dan mendekatkannya pada sobekan kertas. Dalamilmu kelistrikan, gaya Coulomb atau gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan oleh adanya interaksi antara dua partikel bermuatan yang dipisahkan pada jarak tertentu. Gaya Coulomb antarpartikel terjadi akibat adanya muatan listrik pada masing-masing partikel. Gaya ini hadir dalam dua bentuk, yaitu gaya tarik dan gaya tolak. Rumusgaya coulomb dimana F = gaya coulomb (N) q 1 = besar muatan pertama (C) q 2 = besar muatan kedua (C) r = jarak pisah muatan pertama dan kedua (m) k = konstanta gaya listrik = 9 x 10 9 N m 2 C −2 jika diperlukan k = 1 / 4π ε o dimana ε o = 8,85 x 10 −12 C 2 N −1 m −2 cash. – Ketika mempelajari listrik statis, ada yang dinamakan dengan gaya Coulomb. Apa yang dimaksud dengan gaya Coulomb dan bagaimana rumus gaya Coulomb? Berikut adalah penjelasannya! Pengertian gaya Coulomb Dilansir dari Encyclopedia Britannica, gaya Coulomb adalah gaya dasar listrik yang ditemukan oleh seorang fisikawan asal Perancis bernama Charles Augustin de Coulomb pada tahun saat itu Coulomb melakukan percobaan untuk menyelidiki tentang muatan listrik. Seperti yang kita ketahui, muatan listrik ada yang bersifat positif dan juga negatif. Baca juga Listrik Statis, Teori Atom, dan Hukum Coulomb Coulomb menyelidiki bagaimana kedua muatan tersebut berinteraksi satu sama lain. Dilansir dari Physics LibreTexts, dari percobaannya Coulomb menemukan bahwa Benda dengan muatan yang berbeda akan mengakibatkan gaya tarik-menarik. Benda dengan muatan yang sama akan mengakibatkan gaya tolak-menolak. Muatan listrik yang lebih besar akan mengakibatkan gaya yang lebih besar. Makin dekat kedua muatan, maka makin besar gaya yang dihasilkan. Gaya listrik yang disebabkan muatan itulah yang dinamakan sebagai gaya Coulomb. Adapun, kesimpulan di atas dinamakan dengan Hukum Coulomb. Baca juga Contoh Soal Hukum CoulombRumus gaya Coulomb Dilansir dari The Physics Classroom, hukum Coulomb menyatakan bahwa gaya listrik antara dua benda bermuatan berbanding lurus dengan hasil kali jumlah muatan dan berbanding terbalik dengan jarak kuadrat kedua benda tersebut. Sehingga, rumus gaya Coulomb dinyatakan dengan persamaan Dengan,F gaya Coulomb Nk konstanta Coulomb q1 besar muatan pertama Cq2 besar muatan kedua Cr jarak antar kedua muatan Baca juga Contoh Soal Gaya Coulomb dan Kuat Medan Listrik Konstanta Coulomb adalah konstanta proporsionalitas Hukum Coulomb. Rumus gaya Coulomb tersebut berlaku bagi benda bermuatan listrik positif maupun negatif. Jika gaya Coulomb bertanda positif, maka kedua muatan saling tarik-menarik. Sebaliknya, jika gaya Coulomb bertanda negatif, maka kedua muatan saling tolak-menolak. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Jakarta - Charles Agustin de Coulomb, seorang fisikawan Prancis, melakukan penyelidikan pada besaran gaya interaksi dua muatan listrik. Penyelidikan ini mengantarkan coulomb menuju penemuannya yaitu hukum Coulomb adalah ketetapan yang menjelaskan gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik. Apabila dua muatan yang berdekatan jenis muatannya sama, maka gaya berupa tolak-menolak. Sebaliknya, dua muatan yang berdekatan jenis muatannya tak sama, akan menghasilkan gaya gaya Coulomb bergantung pada besar masing - masing muatan q1 dan q2 dan kuadrat jarak antara dua muatan r^2.Notasi hukum Coulomb dapat dirumuskan sebagai berikutfisika Foto sumber belajar KemendikbudFc Gaya tolak menolak atau gaya tarik menarik dalam satuan newton NQ1 Besar muatan pertama dalam satuan coulomb CQ2 Besar muatan kedua dalam satuan coulomb ©r Jarak antara dua benda bermuatan dalam satuan meter mk Konstanta pembanding besar nya 9 x 10^9 Nm^2/C^21. Dua buah muatan titik masing-masing +2 C dan -5 C terpisah 10 cm satu sama lain. Tentukanlah gaya tarik-menarik kedua muatan tersebut! JawabanDiketahui q1 = + 2 Cq2 = -5 Cr = 10 cmDitanya F = . . . ?JawabFisika. Foto sumber belajar Kemendikbud2. Dua muatan listrik P dan Q yang terpisah 10 cm mengalami gaya tarik menarik 8 N. Jika muatan Q digeser 5 cm menuju muatan P 1 µC = 10-6 C dan k = 9 x 109 maka gaya listrik yang terjadi adalahPenyelesaianJawabanDiketahui rPQ = 10 cm = 0,1 m = 1 x 10-1 mF = 8 NqQ = 40 µC = 40 x 10-6k = 9 x 109 F jika muatan Q digeser 5 cm menuju muatan PJawab Hitunglah muatan listrik P terlebih dahulu. Setelah itu menghitung gaya listrik antara kedua muatan listrik, jika muatan listrik Q digeser 5 cm menuju muatan listrik P qP = F r2 / k qQqP = 81 x 10-12 / 9 x 10940 x 10-6qP = 81 x 10-2 / 360 x 103qP = 8 x 10-2 / 36 x 104qP = 1 x 10-2 / 4,5 x 104qP = 1/4,5 x 10-6 CoulombGaya listrik antar muatan listrik P dan QJika muatan di Q digeser ke kiri 5 cm maka jarak antara kedua muatan menjadi 5 cm = 0,05 meter = 5 x 10-2 meterF = k qPqQ / r2F = 9 x 109 1/4,5 x 10-640 x 10-6 / 5 x 10-22F = 2 x 10340 x 10-6 / 25 x 10-4F = 80 x 10-3 / 25 x 10-4F = 3,2 x 101F = 32 NewtonItulah penjelasan hukum Coulomb dan contoh soalnya. Mudah bukan? Simak Video "Selamat Tinggal BBM" [GambasVideo 20detik] row/row Contoh soal listrik statis ada dalam pelajaran fisika yang dimuat agar para siswa dapat lebih memahami tentang apa itu listrik statis dan bagaimana penyelesaian masalah terkait listrik statis. Pengertian Listrik Statis Listrik statis adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fenomena kelistrikan pada muatan-muatan. Fenomena listrik statis ini timbul saat benda-benda bermuatan listrik saling berinteraksi. Meneruskan Katadata, listrik statis adalah ketidakseimbangan muatan listrik dalam atau pada permukaan benda. Muatan listrik tetap ada sampai benda kehilangannya dengan cara sebuah arus listrik melepaskan muatan listrik. Listrik statis kontras dengan arus listrik, yang mengalir melalui kabel atau konduktor lainnya dan mentransmisikan listrik. Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk memberi muatan pada listrik statis, yaitu, penggosokan, konduksi, dan induksi. 1. Penggosokan Benda di bawah ini memiliki muatan listrik dengan cara digosok dengan benda lain. Contohnya ada beberapa benda yang bisa bermuatan listrik statis adalah kain sutera dengan kaca. Kaca memiliki daya listrik plus sedangkan kain sutera memiliki daya listrik minus. Prosesnya adalah dari elektron dari kaca yang berpindah ke kain sutera. 2. Konduksi Cara membuat benda menjadi bermuatan listrik adalah konduksi. Secara makna konduksi adalah mendekatkan benda yang bermuatan listrik ke benda yang tidak bermuatan listrik. Dengan begitu, benda yang tadinya tidak memiliki muatan listrik akan memiliki muatan listrik. 3. Induksi Adapun cara membuat benda menjadi memiliki muatan listrik adalah induksi. Secara makna, induksi yaitu memisahkan muatan listrik di dalam suatu penghantar. Caranya adalah dengan mendekatkan benda yang bermuatan listrik ke benda lain yang berada dalam kondisi netral. Peristiwa konduksi ini sering ditemui saat kita sedang menyelidiki muatan listrik suatu benda menggunakan elektroskop. Rumus Listrik Statis Mengutip Zenius, terdapat beberapa rumus yang biasa digunakan dalam menyelesaikan persoalan terkait listrik statis. 1. Gaya Coulomb Gaya coulomb adalah besarnya gaya listrik yang terjadi antara dua benda yang bermuatan. Muatan-muatan yang berlainan jenis akan tarik-menarik dan muatan yang sejenis akan tolak-menolak. Sehingga, besarnya gaya tarik-menarik atau tolak menolak tersebut dapat dirumuskan melalui persamaan F = k Keterangan F = gaya coulomb N k = koefisien 9 x 109 Nm2/C2 j = jarak antar muatan m q1 dan q2 = muatan masing-masing partikel C 2. Medan Listrik Medan listrik adalah daerah di sekitar partikel bermuatan listrik yang masih dipengaruhi gaya listrik gaya coulomb. Arah medan listrik muatan positif bergerak ke luar dari muatan sumber. Sedangkan muatan negatif bergerak masuk ke dalam. Benda bermuatan penghasil listrik disebut muatan sumber. Sementara, muatan lain yag diletakan dalam pengaruh medan listrik muatan sumber disebut muatan uji. Berikut rumusnya E = k Q/r2 atau E = F/q Keterangan E = kuat medan listrik N/C F = gaya coulomb N r = jarak muatan uji terhadap muatan sumber m Q = besar muatan sumber C q = besar muatan uji C 3. Potensial Listrik Potensial listrik adalah usaha per satuan muatan yang diperlukan guna memindahkan satu muatan dari satu titik ke titik lainnya. Rumusnya V = k Q/r Keterangan V = pontensial listrik volt Q = muatan sumber C k = koefisien 9 x 109 Nm2/C2 r = jarak terhadap sumber muatan m 4. Energi Potensial Listrik Ini merupakan energi atau usaha yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan listrik dari satu titik ke titik lainnya. Berikut rumusnya Ep = k Keterangan Ep = energi potensial muatan uji k = koefisien 9 x 109 Nm2/C2 r = jarak terhadap sumber muatan m q1 dan q2 = muatan masing-masing partikel c. 5. Kapasitor Kapasitor adalah salah satu peralatan listrik yang digunakan untuk menyimpan energi dalam waktu singkat untuk dibebeaskan dengan cepat. Rumusnya C = ????oA/d Keterangan C = kapasitas kapasitor Farad atau f q = muatan antara dua keping C V = beda potensial antara dua keping volt A = luas penampang keping m2 ???? = permitivitas dielektrik bahan Contoh Soal Listrik Statis Dihimpun dari berbagai sumber terkait, berikut contoh soal listrik statis 1. Titik X terletak dalam medan listrik. Kuat medan listrik di titik X = 0,7 NC-1. Jika di titik X diletakan benda bermuatan listrik 0,35 C, berapakah gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut? Jawaban F = q E F = 0,35 C0,7 NC-1 F = 0,245 N Jadi gaya Coulomb yang bekerja pada benda tersebut adalah 0,245 N. 2. Sebuah titik bermuatan q terletak di titik Y dalam medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan positif, mengalami gaya sebesar 0,03 N. Apabila diketahui muatan tersebut sebesar +5 × l0–6 Coulomb, tentukan besar medan listrik di titik Y tersebut. Jawaban Gaya listrik F = 0,03 N Muatan listrik q = +5 × l0–6 C = 0,000005 C E = F / q E = 0,03 N / 0,000005 C E = N/C E = 6 × 103 NC-1 Jadi, besar medan listrik di titik Y adalah 6 × 103 NC-1.

menurut coulomb gaya listrik statis akan melemah jika